Telin, SDEC, dan ITCO Niaga Perkuat Kolaborasi Regional untuk Pengembangan Sistem Kabel Laut ICE II

oleh -2813 Dilihat
oleh

Telkom Tandatangani MoU Pengembangan Sistem Kabel Laut ICE II Bersama Sarawak Digital Economy dan ITCO

Tangkapan Manado – Sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas digital regional, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak perusahaannya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sarawak Digital Economy Corporation Berhad (SDEC) dan ITCO Niaga Sdn Bhd (ITCO). Kerja sama ini difokuskan pada perencanaan dan pengembangan sistem kabel laut Indonesia Cable Express II (ICE II).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan bertepatan dengan upacara pembukaan International Digital Economy Conference Sarawak (IDECS) 2025, yang berlangsung pada Rabu (22/10/2025) di Borneo Convention Centre Kuching (BCCK), Sarawak, Malaysia. Acara ini turut disaksikan secara langsung oleh Premier Sarawak, Yang Terhormat Datuk Patinggi Tan Sri (Dr) Abang Haji Abdul Rahman Zohari Bin Tun Datuk Abang Haji Openg, yang memberikan apresiasi terhadap inisiatif regional dalam meningkatkan konektivitas digital lintas negara.

Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Budi Satria Dharma Purba, Chief Executive Officer Telin; Dato Ir. Ts. Sudarnoto Osman, Chief Executive Officer SDEC; dan Anita Aqeela Hiong, Managing Director ITCO. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan infrastruktur digital di kawasan Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang kolaborasi teknologi lintas negara untuk mendukung ekosistem digital yang lebih luas.

Sistem ICE II merupakan jaringan kabel laut serat optik berkapasitas tinggi yang dirancang terintegrasi untuk menghubungkan Singapura hingga Manado. Sistem ini juga menyediakan jalur konektivitas lanjutan menuju Asia Utara dan Amerika Serikat, sehingga memfasilitasi pertukaran data internasional yang cepat, stabil, dan aman.

Selain itu, ICE II akan memiliki sejumlah titik cabang utama yang menghubungkan lokasi strategis di Indonesia, antara lain Batam, Jakarta, Surabaya, Makassar, serta wilayah Kalimantan melalui Balikpapan, dan di kawasan Malaysia, yaitu Kuching (Sarawak) dan Tawau (Sabah). Infrastruktur ini diproyeksikan dapat memperkuat ekosistem digital regional, mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi, dan mempercepat penetrasi layanan digital di sektor pendidikan, pemerintahan, bisnis, serta layanan publik.

Budi Satria Dharma Purba menekankan pentingnya ICE II sebagai bagian dari strategi Telkom dalam mendorong transformasi digital regional. “Pengembangan ICE II bukan hanya meningkatkan kapasitas konektivitas, tetapi juga membuka peluang bagi kolaborasi lintas negara dalam inovasi teknologi dan pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan,” ujar Budi.

Sementara itu, Dato Ir. Ts. Sudarnoto Osman menambahkan, “Kerja sama ini akan memperkuat posisi Sarawak sebagai hub digital di kawasan Asia Tenggara dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui akses internet yang lebih cepat dan stabil.”

ICE II juga diharapkan mendukung keberlanjutan infrastruktur digital dengan teknologi terbaru, memastikan jaringan tetap andal menghadapi lonjakan kebutuhan data, dan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi digital di masa depan. Infrastruktur ini akan menjadi salah satu proyek strategis regional, yang tidak hanya berdampak pada peningkatan konektivitas, tetapi juga mendorong transformasi sosial-ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.